Showing posts with label Jalan-jalan. Show all posts
Showing posts with label Jalan-jalan. Show all posts

Wednesday, 8 July 2015

Jelajah Jakarta dengan Kereta

Deretan Kereta di Stasiun Bogor
Pagi itu jalanan tampak masih sepi. Berhubung sekarang adalah bulan Ramadhan, kebanyakan warga cenderung enggan untuk keluar rumah di pagi hari pada akhir pekan. Jalanan yang sepi di sekitaran Pasar Senen tidak berbanding lurus dengan moda transportasi kereta api. Loh mengapa masih menyebut kereta api sementara keretanya sudah berjalan dengan menggunakan listrik? Merujuk pada KBBI definisi kereta api adalah:
kereta api/ke·re·ta a·pi/ /keréta api/ n kereta yg terdiri atas rangkaian gerbong (kereta) yg ditarik oleh lokomotif, dijalankan dng tenaga uap (atau listrik), berjalan di atas rel (rentangan baja dsb).
Berdesakkan Sudah Biasa
Berdasarkan definisi tersebut rasanya masih relevan untuk menyebutnya kereta api atau lebih spesifik lagi jika menggunakan listrik maka dapat disebut dengan kereta rel listrik (KRL). Dahulu kala dikenal KRL Jabodetabek atau yang sekarang lebih pan opuler dengan istilah KRL Commuter Line. Sekitar tahun 2012 sampai 2013, saya masih menjadi mahasiswa dan pegawai magang, harga tiket Commuter Line tergolong mahal untuk saya. Untuk mencapai Bogor dari Bintaro (Stasiun Pondok Ranji) dalam rangka bertemu dengan dosen pembimbing membutuhkan ongkos Rp9.000,00 sekali naik dan dipukul rata tanpa memperhatikan tujuan.

Friday, 27 December 2013

Berkunjung ke Kota Tua, Kembali ke Era Tempo Doeloe

Museum Bank Indonesia
Ketika anda melihat gambar di samping, saya yakin, 63% dari penduduk Indonesia yang berdomisili di luar Jakarta dan belum pernah mengunjungi Jakarta akan menjawab gambar di samping bukan hasil jepretan di Indonesia. Foto gedung di samping merupakan foto Museum Bank Indonesia yang terletak di Kota Tua, Jakarta Barat. Museum yang terletak di Jalan Pintu Besar Utara No. 3, Jakarta Barat, ini memiliki bangunan dengan gaya bangunan ala Eropa. Merujuk pada wikipedia, Museum Bank Indonesia merupakan area bekas Gedung Bank Indonesia yang merupakan cagar budaya peninggalan De Javasche Bank yang dibangun pertama kali pada tahun 1828. Museum ini diresmikan melalui 2 tahap, yaitu tahap I pada tahun 2006 (soft opening) oleh Gubernur Bank Indonesia saat itu Burhanudin Abdullah, dan tahap II pada tahun 2009 (grand opening) oleh Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Masuk ke museum tidak dikenakan biaya karena telah ditanggung oleh negara. Di dalam museum tidak hanya terdapat uang kertas dan logam yang pernah berlaku di masanya melainkan terdapat juga peninggalan lain berupa daftar Gubernur Bank Indonesia yang pernah menjabat, ruang pengantar sejarang Bank Indonesia, info tentang Bank Indonesia, dan masih banyak lagi. Okay, saya akan berbagi mengenai Museum Bank Indonesia pada kesempatan lain, pada kesempatan ini saya ingin berbagi mengenai Kota Tua. Selain Museum Bank Indonesia, di Kota Tua terdapat banyak tempat lain dengan nuansa klasik dan tempo doeloe yang dapat dikunjungi sebagai sarana rekreasi dan belajar sejarah, here we go.