Wednesday, 17 June 2015

Marhabban ya Ramadhan 1436H

puasa/pu·a·sa/ 1 v menghindari makan, minum, dsb dng sengaja (terutama bertalian dng keagamaan); 2 n Isl salah satu rukun Islam berupa ibadah menahan diri atau berpantang makan, minum, dan segala yg membatalkannya mulai terbit fajar sampai terbenam matahari; saum;

-- apit puasa pd hari kelahiran ditambah sehari sebelum dan sehari sesudahnya;
-- fardu puasa wajib;
-- pati geni puasa dng jalan menghindari melihat sinar (cahaya), tidak makan, minum, dan tidak tidur;
-- sunah puasa yg tidak diwajibkan, tetapi dianjurkan (msl puasa Syawal, yaitu puasa enam hari dl bulan Syawal puasa pd hari Senin dan Kamis);
-- wajib puasa yg diwajibkan (msl dl bulan Ramadan);

berpuasa/ber·pu·a·sa/ v melakukan puasa

(sumber: http://kbbi.web.id/)

Jelang melaksanakan ibadah puasa, mohon maaf lahir dan batin, semoga lancar dalam melaksanakan ibadah puasa.

Postingan ini juga menandai postingan pertama di tahun 2015. Semoga saya diberikan kesempatan dan keleluasaan waktu untuk tetap berbagi informasi mengenai makan-makan dan jalan-jalan.

Sekali lagi:

"Selamat Menunaikan Ibadah Puasa"

Tuesday, 23 September 2014

Jurnal Menuju Gunung Anak Krakatau

Akhir pekan lalu, saya dan rekan-rekan kantor sepakat untuk berkunjung ke salah satu tempat yang terletak di Pulau Sumatera, atau lebih tepatnya di Provinsi Lampung. Tempat tersebut adalah Gunung Anak Krakatau. Berbeda dengan perjalanan yang sudah-sudah dimana saya dan rekan-rekan pergi secara independen, untuk perjalanan kali ini kami menggunakan jasa agen perjalanan wisata. Biaya perjalanan adalah Rp415.000,00 dan mendapatkan fasilitas makan sebanyak 4x, angkot, snorkeling, dan penginapan. Meeting point berada di Pelabuhan Merak. Berhubung meeting point berada di Merak dan domisili kami semua rata-rata berada di Jakarta Pusat, maka disepakatilah keberangkatan kami dilaksanakan bersama-sama dari Terminal Senen. Dari Terminal Senen kami charter angkot untuk menuju ke Terminal Pulo Gadung. Keberangkatan awal dilaksanakan pukul 18.30 dikarenakan pukul 23.00 sudah harus berada di Pelabuhan Merak.

Keberangkatan, Kapal Ferry Raja Basa
Estimasi waktu tempuh perjalanan dari Terminal Senen menuju Terminal Pulo Gadung adalah 1 jam perjalanan dengan menggunakan angkot dan kemudian dari Terminal Pulo Gadung menuju Pelabuhan Merak adalah 3 jam dengan menggunakan moda trasportasi bus. Jika titik keberangkatan anda adalah Terminal Senen menuju Terminal Pulo Gadung dapat naik moda transportasi Mikrolet 53 trayek Kota-Pulo Gadung. Biaya transportasi untuk naik angkot ini adalah Rp3.000,00 dengan estimasi perjalanan 1 jam--jika macet bisa mencapat 2 jam. Berhubung ketika itu kami sedang terburu-buru maka disepakatilah untuk menuju Terminal Pulo Gadung dengan menggunakan charter angkot 01 dan membayar Rp100.000,00 untuk 9 orang. Pukul 19.30 kami pun sampai di Terminal Pulo Gadung. Di Terminal Pulo Gadung terdapat dua pilihan bus menuju Pelabuhan Merak antara lain Bus SM Prima dan Laju Prima. Pilihan pun jatuh kepada Bus SM Prima dikarenakan sudah bus yang terisi setengah penuh oleh penumpang sehingga tidak perlu menunggu lebih lama. Perlu diketahui jadwal keberangkatan bus tidak menentu dan tergantung pada kapan bus tersebut telah penuh oleh penumpang. Kami pun mulai berangkat dari Terminal Pulo Gadung pukul 20.03 atau menunggu sekitar 30 menit. Biaya perjalanan dari Terminal Pulo Gadung menuju Pelabuhan Merak adalah Rp25.000,00 (selisih Rp4.000,00 apabila menggunakan Arimbi dari Terminal Kalideres).

Tuesday, 29 April 2014

Cut The Crab, Bohemian Seafood Warehouse


Lokasi : Jalan Cikajang no. 32, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Harga : Mulai dari Rp15.000,00 sampai Rp350.000,00
Buka : pkl 11.00--22.00
Situs : Cuthecrab.com

Male Crab
Mendengar kata Bohemian sebagian orang pasti tertuju pada lagu milik grup band Queen, dan menjadi masterpiece dari band ini, yaitu Bohemian Rhapsody. Definisi dari Bohemian (Bohemianism) sendiri jika merujuk pada wikipedia dan urban dictionary dapat diartikan sebagai gaya hidup (atau terkadang mengenai seni) alternatif dari gaya hidup konvensional. Lantas apa hubungannya dengan review tempat makan hari ini? Alright, disebut alternatif karena memang cara memakan seafood di tempat ini memang berbeda di tempat lainnya. Disebut tidak biasa karena sebelum makan pelayan akan menghamparkan ke atas meja sejenis kertas yang biasa digunakan sebagai kertas pembungkus nasi. Pertama kali kunjungan saya ke sini, saya berpikir mungkin agar meja tidak berbau amis dan kotor makanya perlu diberi semacam pelapis dan hidangan akan disajikan di atas piring sebagaimana mestinya dan umumnya. Then I was wrong, ternyata kertas pembungkus nasi yang dihamparkan itu akan menjadi tempat makan anda. Awalnya saya agak risih dengan cara makan seperti ini tapi ya sudahlah lama-lama tidak menjadi masalah dan sesuai dengan moto dari tempat makan ini “Cut the Crab| Eat Seafood with No Plates! No Fork! No Spoons!”

Monday, 17 March 2014

Mujigae The Korean Resto, The Korean Invasion

Lokasi : Mall Kelapa Gading 3 Lt. Dasar Unit G-57, Jalan Bulevar Kelapa Gading Blok M, Kelapa Gading, Jakarta Utara
Harga : mulai dari Rp26.000,00 - Rp50.000,00 untuk main course
Buka : 10.00 - 22.00
Situs : Twitter, Mujigae.com


Mujigae Resto
Korean Invasion, mendengar kata invasion, yang dalam Bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi invasi, sebagian orang pasti berpikir mengenai agresi militer dan peperangan. Salah satu invasi militer ke Korea yang terkenal adalah invasi Manchu ke Korea. Akan tetapi postingan ini tidak akan membahas invasi militer Manchu ke Korea melainkan mengenai invasi budaya Korea ke Indonesia. Invasi budaya Korea dimulai sejak kedatangan boyband dan girlband yang menjadi pembuka jalan bagi masuknya budaya Korea di Indonesia. Invasi budaya Korea tidak hanya terjadi di Indonesia melainkan ke seluruh dunia dan hampir memiliki pola invasi yang sama yaitu melalui boyband dan girlband serta lagu-lagu solo. Masih hangat dalam ingatan lagu Korea milik Psy yang sempat menjadi fenomena pada tahun 2012. Setelah membuka jalan melalui lagu, invasi budaya Korea berlanjut dengan kuliner. Salah satu gerai makanan yang berhasil menangkap peluang booming-nya budaya Korea adalah Mujigae resto. Sesuai dengan judul dari postingan ini, maka kita akan membahas lebih lanjut mengenai resto Korea yang sedang naik daun ini. Okay, here we go.