Tuesday, 29 April 2014

Cut The Crab, Bohemian Seafood Warehouse


Lokasi : Jalan Cikajang no. 32, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Harga : Mulai dari Rp15.000,00 sampai Rp350.000,00
Buka : pkl 11.00--22.00
Situs : Cuthecrab.com

Male Crab
Mendengar kata Bohemian sebagian orang pasti tertuju pada lagu milik grup band Queen, dan menjadi masterpiece dari band ini, yaitu Bohemian Rhapsody. Definisi dari Bohemian (Bohemianism) sendiri jika merujuk pada wikipedia dan urban dictionary dapat diartikan sebagai gaya hidup (atau terkadang mengenai seni) alternatif dari gaya hidup konvensional. Lantas apa hubungannya dengan review tempat makan hari ini? Alright, disebut alternatif karena memang cara memakan seafood di tempat ini memang berbeda di tempat lainnya. Disebut tidak biasa karena sebelum makan pelayan akan menghamparkan ke atas meja sejenis kertas yang biasa digunakan sebagai kertas pembungkus nasi. Pertama kali kunjungan saya ke sini, saya berpikir mungkin agar meja tidak berbau amis dan kotor makanya perlu diberi semacam pelapis dan hidangan akan disajikan di atas piring sebagaimana mestinya dan umumnya. Then I was wrong, ternyata kertas pembungkus nasi yang dihamparkan itu akan menjadi tempat makan anda. Awalnya saya agak risih dengan cara makan seperti ini tapi ya sudahlah lama-lama tidak menjadi masalah dan sesuai dengan moto dari tempat makan ini “Cut the Crab| Eat Seafood with No Plates! No Fork! No Spoons!”

Monday, 17 March 2014

Mujigae The Korean Resto, The Korean Invasion

Lokasi : Mall Kelapa Gading 3 Lt. Dasar Unit G-57, Jalan Bulevar Kelapa Gading Blok M, Kelapa Gading, Jakarta Utara
Harga : mulai dari Rp26.000,00 - Rp50.000,00 untuk main course
Buka : 10.00 - 22.00
Situs : Twitter, Mujigae.com


Mujigae Resto
Korean Invasion, mendengar kata invasion, yang dalam Bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi invasi, sebagian orang pasti berpikir mengenai agresi militer dan peperangan. Salah satu invasi militer ke Korea yang terkenal adalah invasi Manchu ke Korea. Akan tetapi postingan ini tidak akan membahas invasi militer Manchu ke Korea melainkan mengenai invasi budaya Korea ke Indonesia. Invasi budaya Korea dimulai sejak kedatangan boyband dan girlband yang menjadi pembuka jalan bagi masuknya budaya Korea di Indonesia. Invasi budaya Korea tidak hanya terjadi di Indonesia melainkan ke seluruh dunia dan hampir memiliki pola invasi yang sama yaitu melalui boyband dan girlband serta lagu-lagu solo. Masih hangat dalam ingatan lagu Korea milik Psy yang sempat menjadi fenomena pada tahun 2012. Setelah membuka jalan melalui lagu, invasi budaya Korea berlanjut dengan kuliner. Salah satu gerai makanan yang berhasil menangkap peluang booming-nya budaya Korea adalah Mujigae resto. Sesuai dengan judul dari postingan ini, maka kita akan membahas lebih lanjut mengenai resto Korea yang sedang naik daun ini. Okay, here we go.

Saturday, 8 March 2014

Tentang Kematangan Steak

Berbicara soal steak, hal yang pertama kali terlintas di benak saya adalah bagaimana steak itu dimasak. Dalam hal menentukan rasa dan kualitas steak, selain kualitas daging itu sendiri tingkat kematangan dari steak juga konon dapat menentukan kualitas dan rasa steak. Merujuk situs culinaryart, tingkat kematangan terbaik adalah ketika steak dimasak sampai tingkat kematangan medium-rare. Hal ini dikarenakan semakin lama steak dimasak, semakin kering steak dan menjadi kurang juicy. 

Sunday, 2 March 2014

Sejenak ke Sushi Shinaro Bintaro

Lokasi : Jalan Taman Bintaro No. 1A, Bintaro Sektor 1 (Belakang Seven Eleven)
Harga : Mulai dari Rp10.000,00, Rata-rata pengeluaran: Rp50.000,00
Buka : Senin--Minggu, pkl 10.00--22.00

Sushi Shinaro
Trend makanan Jepang saat ini sedang booming di Indonesia. Booming makanan Jepang sendiri bisa dibilang dimulai dari awal tahun 2000an. Seiring dengan booming-nya makanan Jepang, maka gerai-gerai yang menjual makanan Jepang pun tumbuh dan semakin banyak. Setelah sebelumnya saya membahas salah satu gerai makanan yang menjual udon, pada kesempatan ini saya ingin kembali membahas sushi, yep sushi. Kalau yang sudah-sudah, sushi selalu identik dengan harga yang mahal dan kurang bersahabat dengan kantong mahasiswa (dan juga kantong pegawai baru yang masih magang), akan tetapi gerai sushi yang satu ini menawarkan harga yang lumayan miring namun dengan rasa yang bersaing. Bertempat di Jalan Taman Bintaro No. 1A, Bintaro Sektor I (belakang Seven Eleven, tidak jauh dari Bebek H. Slamet), gerai sushi ini bernama Sushi Shinaro Bintaro. Jika sekilas melintas dari jalan mungkin anda tidak menyangka kalau tempat ini menjual sushi, awalnya pun saya mengira ini tempat menjual panglong kayu, alright never mind. Terletak di pinggir jalan dan bersebelahan dengan Seven Eleven serta berhadapan dengan Super Indo, gerai sushi ini tidak menyediakan tempat parkir, jadi sebaiknya anda memarkirkan kendaraan anda di Seven Eleven atau Super Indo. Untuk gerai ini sendiri menyediakan tempat duduk lesehan dan duduk di kursi.